1.300 Peserta Ikuti Kejuaraan Renang Piala Gubernur Lampung, Fokus Pembinaan dan Regenerasi Atlet Renang

DISWAYLAMPUNG.ID – Kejuaraan Renang Piala Gubernur Lampung 2026 sukses menarik antusiasme 1.300 peserta yang bertanding di Kolam Renang Pahoman, Bandar Lampung, Jumat (6/2/2026).

Dari total peserta tersebut, sebanyak 600 atlet ambil bagian dalam kategori Championship yang diikuti oleh 68 klub renang. Sementara itu, sekitar 700 peserta lainnya berpartisipasi pada kategori Fun Swimming yang diikuti pelajar mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas.

Ajang ini tidak hanya diikuti atlet asal Provinsi Lampung, tetapi juga dihadiri peserta dari berbagai daerah di Sumatera, seperti Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Jambi.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung, Meiry Harika Sari, menyampaikan bahwa kejuaraan tersebut digelar sebagai upaya menjaring atlet potensial sekaligus menilai perkembangan pembinaan cabang olahraga renang di Lampung.

Menurut Meiry, renang merupakan salah satu cabang olahraga yang memiliki peminat cukup besar di Lampung. Dalam satu tahun, pemerintah daerah mampu menggelar dua hingga tiga kejuaraan renang tingkat daerah.

Ia menambahkan, kejuaraan ini juga menjadi bagian dari persiapan atlet Lampung menghadapi agenda olahraga besar di masa mendatang, termasuk rencana Lampung menjadi tuan rumah ajang olahraga nasional pada 2027, pelaksanaan PON 2028, serta target menjadi tuan rumah PON 2032.

“Melalui kejuaraan ini, kita bisa mulai memetakan kekuatan atlet sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi kompetisi skala besar ke depan,” ujarnya.

Kejuaraan Renang Piala Gubernur Lampung 2026 mempertandingkan dua kategori, yakni Kelompok Umur (Championship) dan Fun Swimming.

Kategori Championship diikuti atlet usia 9 tahun hingga 18 tahun ke atas dengan nomor perlombaan gaya bebas, gaya punggung, gaya dada, dan gaya kupu-kupu.

Adapun kategori Fun Swimming ditujukan bagi atlet pemula dari kalangan pelajar sebagai bagian dari pembinaan sejak usia dini.

Ketua Umum Akuatik Indonesia Provinsi Lampung, Ade Utami Ibnu, menilai kejuaraan ini menjadi momen penting bagi atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus sebagai ajang persiapan menuju kompetisi nasional.

Ia menyebutkan, kejuaraan ini menjadi agenda terakhir sebelum memasuki bulan Ramadan. Setelah itu, kegiatan perlombaan renang direncanakan kembali berlangsung mulai April dan berlanjut pada bulan-bulan berikutnya.

Ade berharap melalui pelaksanaan kejuaraan yang rutin, atlet renang Lampung mampu meningkatkan prestasi dan meraih tiket lolos ke PON 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.

“Setiap event, termasuk Piala Gubernur, harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan kualitas dan prestasi atlet,” pungkasnya. (**)

Related posts