DPW PKB Lampung Resmi Dikukuhkan, Perkuat Konsolidasi dan Arah Politik Pelayanan

DISWAYLAMPUNG.ID – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Lampung resmi dikukuhkan bersamaan dengan pelaksanaan Orientasi Politik dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) masa bakti 2026–2031.

Agenda konsolidasi tersebut diikuti ratusan kader dari seluruh Lampung dan menjadi penanda keseriusan PKB dalam memperkuat peran sebagai partai yang hadir melayani masyarakat secara berkelanjutan, tidak hanya saat momentum kontestasi politik.

Sebanyak 120 kader yang tergabung dalam “Pasukan Lebah Lampung” dikukuhkan di bawah kepemimpinan Ketua DPW PKB Lampung Hj. Chusnunia, Ph.D. Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP PKB, Dr. H. Jazilul Fawaid, SQ., MA., yang juga menjabat Ketua Fraksi PKB DPR RI periode 2024–2029.

Sebelumnya, jajaran Ketua, Sekretaris, dan Bendahara DPW PKB Lampung telah lebih dahulu dilantik secara nasional di Jakarta. Struktur inti tersebut diisi oleh Hj. Chusnunia, Ph.D. sebagai Ketua, Maulida Zauroh sebagai Sekretaris, dan Cecep Jamani sebagai Bendahara.

Dalam pengukuhan kali ini, turut dikukuhkan 40 pengurus harian DPW serta 90 pengurus dari 30 biro. Dengan demikian, total kepengurusan DPW PKB Lampung periode 2026–2031 berjumlah 210 orang.

Acara tersebut dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, Bupati Lampung Timur Hj. Ella Nuryamah, Anggota DPR RI Fraksi PKB Dr. H. Muhammad Kadafi, SH., MH., serta Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Provinsi Lampung. Hadir pula pimpinan partai politik tingkat provinsi, organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, antara lain NU, Muhammadiyah, LDII, Muslimat NU, Fatayat NU, IPNU-IPPNU, PMII, HMI, GMNI, hingga PMKRI.

Selain itu, tampak hadir anggota Fraksi PKB DPRD Provinsi Lampung dan DPRD dari 15 kabupaten/kota, jajaran badan otonom partai, serta pengurus DPC PKB se-Lampung.

Pembacaan Surat Keputusan kepengurusan DPW PKB Lampung disampaikan oleh Ahmad Fauzi dari DPP PKB, kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan dan pengarahan oleh Dr. H. Jazilul Fawaid. Sementara itu, SK pengukuhan 30 biro DPW PKB Lampung periode 2026–2031 dibacakan oleh Sekretaris Wilayah Maulida Zauroh.

Dalam sambutannya, Ketua DPW PKB Lampung Hj. Chusnunia, Ph.D. atau yang akrab disapa Mbak Nunik, menyampaikan bahwa amanah kepemimpinan yang diembannya menjadi ruang syukur sekaligus evaluasi diri.

“Saya melanjutkan estafet kepemimpinan DPW PKB Lampung dengan penuh tanggung jawab. PR besar kita adalah kaderisasi agar regenerasi kepemimpinan ke depan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia menegaskan, kepengurusan DPW PKB Lampung periode ini sengaja melibatkan berbagai kalangan agar partai benar-benar membumi.

“Kami ingin PKB hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat musim kampanye,” tegasnya.

Mbak Nunik juga menyampaikan bahwa PKB Lampung akan fokus pada isu-isu strategis, seperti pendidikan, kesehatan, pertanian, dan ketahanan pangan, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan organisasi kemasyarakatan.

Pada kesempatan tersebut, DPW PKB Lampung menyerahkan dana kaderisasi kepada 15 DPC PKB kabupaten/kota se-Lampung dengan total anggaran sebesar Rp1,7 miliar. Setiap DPC menerima bantuan antara Rp100 juta hingga Rp200 juta, disesuaikan dengan luas wilayah dan kepadatan penduduk.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus baru DPW PKB Lampung. Ia juga melontarkan candaan yang disambut tawa hadirin.

“Selama PKB ketuanya Mbak Nunik, sepertinya siapa pun gubernurnya, wakilnya pasti dari PKB,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan pentingnya kolaborasi lintas partai dalam pembangunan daerah.

“IPM Lampung masih terendah di Sumatra. Potensi sektor riil kita mencapai Rp150 triliun, tetapi yang baru bisa dihilirisasi sekitar Rp40 triliun. Ini butuh kreativitas dan keputusan politik yang berpihak pada masyarakat Lampung,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PKB Dr. H. Jazilul Fawaid menyampaikan salam Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar kepada seluruh kader PKB Lampung.

“Dunia sedang berubah dan penuh ketidakpastian. Apa yang terjadi secara global berdampak langsung ke masyarakat kita. Indonesia kaya, tapi justru menjadi sasaran banyak kepentingan luar,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa PKB konsisten mendukung kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dengan menjadikan etika dan akhlak politik sebagai landasan.

“Menang itu penting, tapi harus dengan akhlakul karimah agar kemenangan membawa maslahat. Politik PKB adalah politik melayani. Pengurus PKB itu ngurusi, bukan jadi urusan,” tegasnya.

Menutup arahannya, Jazilul mengutip pesan Jalaluddin Rumi, “Hidup hanya sekali, jangan tinggalkan selain cinta. Cintai masyarakat dengan tulus,” yang kemudian ditutup dengan pesan, “Salam cinta dari Gus Muhaimin. (*)

Related posts