DISWAYLAMPUNG.ID – METRO — Belum genap setahun menjabat sebagai Inspektur Inspektorat Kota Metro, Henri Dunan sudah mengikuti seleksi terbuka (selter) jabatan di daerah lain. Namanya tercantum sebagai peserta Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2026.
Langkah Henri Dunan memantik tanda tanya di lingkungan birokrasi Kota Metro. Pasalnya, ia baru dilantik sebagai Inspektur di Bumi Sai Wawai pada 9 September 2025. Kini, baru sekitar delapan bulan menduduki jabatan strategis pengawasan internal pemerintah daerah tersebut, ia justru mencoba peruntungan di Lampung Selatan.
Lebih jauh, Henri disebut belum diketahui mengantongi rekomendasi dari Wali Kota Metro.
“Yang saya tahu, Pak Henri belum membicarakan persoalan mengikuti selter luar daerah kepada wali kota,” kata seorang narasumber di lingkungan sekretariat yang enggan disebutkan identitasnya kepada Lampungnews Paper.
Untuk mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, pejabat yang bersangkutan wajib memperoleh persetujuan dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di instansi asalnya, yaitu kepala daerah. Persetujuan tersebut menjadi salah satu syarat administrasi yang wajib dilampirkan peserta seleksi.
Sementara, Panitia Seleksi JPTP Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan telah mengumumkan hasil penilaian rekam jejak administrasi melalui surat nomor 02/PANSEL-JPTP-LS/2026 tertanggal 13 Mei 2026.
Dari 13 formasi yang dibuka, Henri tercatat mengikuti dua jabatan sekaligus, yakni Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Pada dua formasi tersebut, Henri meraih nilai tertinggi dengan skor 93,75 atau nyaris sempurna.
Jabatan inspektur selama ini dipandang kalangan birokrat sebagai posisi strategis. Selain dituntut memperkuat fungsi pengawasan, jabatan tersebut juga berkaitan erat dengan audit pemerintahan, pengawasan internal, hingga pengawalan tata kelola birokrasi daerah.
Sebelumnya, karier birokrat Henri dimulai di Pemerintah Kabupaten Tanggamus. Ia pernah menjabat sebagai Kasubag Protokol Setdakab pada era Bupati Fauzan Syahie. Setelah itu, ia bergeser ke Dinas Komunikasi dan Informatika Pemerintah Provinsi Lampung pada masa Gubernur Sjachroedin ZP.
Henri kemudian sempat berkarier di Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan pada era Bupati Rycko Menoza SZP, sebelum bertugas di Kabupaten Pesisir Barat dan akhirnya dilantik menjadi Inspektur Kota Metro pada 9 September 2025.
Selama ini Henri dikenal cukup lama berkarier di satu daerah. Karena itu, langkahnya mengikuti seleksi jabatan di Lampung Selatan ketika belum setahun bertugas di Metro dianggap tidak lazim.
Sesuai jadwal panitia seleksi, Henri bersama peserta lain yang lolos administrasi diwajibkan mengikuti Uji Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural pada 19 hingga 22 Mei 2026 di Hotel Horison, Bandar Lampung. (*)




