Oleh:Agus Rio
DISWAYLAMPUNG.ID – KOTABUMI — Sebaran debu vulkanik tipis mulai terlihat menyelimuti wilayah Kotabumi dan sekitarnya sejak pagi hari. Fenomena ini memicu kekhawatiran masyarakat, terutama terkait dampaknya terhadap kesehatan pernapasan dan aktivitas harian di luar ruangan.
Pantauan di lokasi menunjukkan lapisan abu tipis mulai menempel di kendaraan, teras rumah, dan dedaunan. Meski jarak pandang masih relatif aman, paparan debu yang terhirup berisiko menyebabkan iritasi saluran pernapasan (ISPA) serta gangguan pada mata.
Sejumlah warga mengaku mulai membatasi kegiatan di luar rumah dan kembali mengandalkan masker saat harus bepergian.
“Abu tipisnya kelihatan jelas di kaca mobil dan motor. Tenggorokan juga terasa agak gatal kalau kelamaan di luar. Harapannya ada imbauan resmi dari pemerintah daerah,” ujar Budi, salah satu warga Kotabumi.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada dengan menerapkan beberapa langkah antisipasi:
Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan untuk menyaring partikel debu.
-Lindungi mata menggunakan kacamata pelindung jika berkendara.
-Tutup penampungan air dan makanan agar tidak terkontaminasi material abu.
-Kurangi aktivitas luar ruangan, khususnya bagi anak-anak, lansia, dan penderita asma.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih terus memantau arah angin dan ketebalan sebaran debu untuk menentukan langkah penanganan lebih lanjut. Masyarakat diminta tetap memantau informasi resmi dari BMKG maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.(*)




