Diswaylampung.id – Terkait pernyataan Penjabat (Pj) Gubernur Lampung, Samsudin, yang menyatakan jabatan dalam sebuah organisasi perangkat daerah (OPD) tidak seharusnya lama kosong, pada Jum’at (26/7/2024) lalu, dikabarkan mulai pekan depan pemprov akan memulai agenda mutasi besar-besaran tersebut.
“Minggu depan sepertinya akan mulai dirapatkan untuk melakukan mutasi besar-besaran di beberapa OPD jajaran Pemprov Lampung.
Apa yang disampaikan Pj Gubernur bahwa jabatan yang kosong harus segera diisi memang tepat, dan OPD terkait akan segera menyiapkan rancangan mutasi personil, utamanya untuk mengisi kekosongan, selain tidak menutup kemungkinan akan dilakukan pemindahan posisi pada beberapa pejabat eselon III dan IV,” ujar seorang kepala OPD di lingkungan Pemprov Lampung, Sabtu (27/7/2024) malam, melalui telepon. (Sumber kbninewstex.com)
Diketahui, Jum’at (26/7/2024) lalu, Pj Gubernur Samsudin menyatakan, jabatan pada OPD seharusnya tidak terlalu lama kosong. Karena hal itu akan mengganggu kinerja instansi bersangkutan.
“Yang jelas, dalam organisasi itu, jabatan jangan terlalu lama kosong. Jika organisasi terlalu banyak kosong, atau tidak ada pejabat definitif, organisasi itu boleh dinyatakan kurang sehat. Dengan pemahaman seperti itu, maka akan dilakukan pengisian jabatan,” ujarnya.
Saat ditanya kapan waktu mutasi dilakukan, Samsudin hanya melempar senyum dan meminta pewarta menunggu. “Ya tunggu saja nanti, yang pasti organisasi harus sehat, kalau sakit ya disembuhkan,” ujarnya
Kepala OPD yang keberatan disebutkan namanya itu menjelaskan, seluruh jajaran siap merealisasikan kebijakan Pj Gubernur Samsudin untuk mengisi posisi-posisi strategis yang kosong pada beberapa OPD. Termasuk dilakukannya pergeseran posisi dari satu OPD ke OPD lain.
“Biasanya nanti kepala OPD yang mengusulkan kepada Kepala BKD melalui Sekdaprov untuk dilakukan mutasi atau pengisian jabatan ini. Kalau zaman pak Arinal menjabat gubernur, untuk jajatan eselon III dan IV finalnya cukup sampai pada Sekdaprov. Tapi kalau pak Pj Gubernur, kita belum tahu bagaimana pola beliau,” ujarnya.
Menurut perkiraannya, setidaknya ada 13 posisi eselon III dan 22 eselon IV yang saat ini kosong atau belum definitif pada semua OPD yang ada di lingkungan Pemprov Lampung. Dan hal itu selama ini memang membuat kinerja OPD bersangkutan menjadi tidak maksimal.
“Apa yang dikatakan pak Pj Gubernur kalau ada yang sakit harus disembuhkan, kami sangat mendukung. Kami siap memberikan yang terbaik dibawah arahan pak Pj Gubernur. Harapan kami, segera ada action oleh Sekdaprov, Inspektorat maupun BKD, sehingga apa yang menjadi arahan Pj Gubernur bisa secepatnya dilaksanakan,” sambungnya.
Benarkah mulai pekan depan diagendakan pembahasan mutasi besar-besaran di lingkungan Pemprov Lampung.
Sampai berita ini ditayangkan belum didapat konfirmasi dari Sekdaprov, Fahrizal Darminto. (Npt/rls)




