DISWAYLAMPUNG.UTARA – Elemen masyarakat di Kabupaten Lampung Utara kritisi sikap dari kepala sekolah (KS) SD Negeri 3 Kembang Tanjung. Pasalnya, dikala para orang tua harus menunggu kepastian akan uang yang hilang karena dana tabungan tak kunjung dikeluarkan.
Malahan belakangan tersiar kabar sang oknum KS memajang selebaran “Family Gatehring” kepala sekolah dan pensiunan guru ke lombok, Provinsi NTB; Bali, Malang, Jatim dan Bromo, DIY yang viral di daring. Via medsos, WhatsApp lengkap dengan logo pemerintah daerah didalamnya.

Yang rencananya akan digelar pada tanggal 18 – 25 Juni 2025, dengan pendaftaran sebesar Rp1 juta/ kepala dan masa pelunasan terakhir di tanggal 6 Juni 2025. Tercantum jelas nama kepala sekolah, Prihatin dalam nomor rekening dituju di bank Himbara yakni BRI.
“Cukup menyedihkan, dikala para orang tua masih bingung mencari dana talangan untuk membeli keperluan anak karena dana tabungannya hilang. Ini malah kepala sekolah-nya ngumpulin dana untuk berangkat jalan – jalan, dengan koleganya para kepala sekolah dan teman sejawat guru (pensiunan),” ujar salah satu elemen masyarakat dari Laskar Merah Putih Perjuangan (LMPP) Lampura, Santori, sekaligus Ketua Marcab Lampura itu,…
Dia mempertanyakan keabsahan dari kegiatan yang mirip dengan “Study Tour” bagi pelajar ke luar kota itu. Sebab, sebelumnya pemerintah telah mengeluarkan kebijakan untuk tidak bepergian keluar kota hanya dengan alasan perpisahan atau lainnya dilaksanakan diinstitusi pemerintahan.
“Termasuk di Kabupaten Lampung Utara, Bapak Wabup, Romli pernah mengatakan untuk tidak melaksanakan kegiatan perpisahan atau sejenis itu diluar kota. Inikan lebih miris lagi, bukan murid tapi kepala sekolah mengadakannya secara terang – terangan,” ungkapnya.
Tidak sampai disana, kata dia itu diagendakan untuk seluruh kepala sekolah dari Kabupaten Lampung Utara. Sehingga menambah luka dimasyarakat, dikala sulit menjalani hidup karena untuk keperluan sekolah harus gali lubang, tutup lubang.
“Ini sama saja namanya “Ditengah Kesulitan Warga, para Kepala Sekolah Berlibur Keluar Kota”,” tambahnya.(Ags)




