Gelar Mimbar Bebas, PMII Lampura Suarakan Kegelisahan Rakyat

Diswaylampung.id – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Lampung Utara menyuarakan kegelisahan rakyat. Khusus isu yang belakangan santer ditengah – tengah masyarakat, mulai dari kenaikkan harga singkong sampai dengan sengkarut masalah tenaga honorer. Umumnya di Provinsi Lampung dan khususnya di Lampung Utara.

Mereka menyuarakan itu di mimbar bebas yang dilaksanakan di pusat keramaian, yakni Bundaran Payan Mas Kotabumi. Dalam rangka memperingati hari “Isra Mi’raj Nabi Muhammad, Saw”.

“Terkhusus para pemangku kebijakan di Lampung Utara, kami meminta untuk melaksanakan tupoksi secara fair jujur dan amanah. Sepertinya banyak problematika di kabupaten tercinta ini,” kata Ketua Cabang PC- PMII Lampura, Juwaher kepada disway.id usai mimbar bebas, Minggu, 26 Januari 2024.

Persoalan yang belakangan muncul, menurutnya seperti keluhan petani singkong akan harga dan potongan oleh pabrik. Lalu, kejelasan nasib tenaga honorer yang hingga kini belum ada kepastian.

“Kami dari PMII juga prihatin dengan keadaan ini. Kami ada untuk masyarakat Lampung Utara dan bersama masyarakat,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, kegiatan mimbar bebas tersebut diisi puisi kebangsaan, lagu perjuangan, musikalisasi puisi dan orasi kebangsaan.

Kegiatan ini, juga dijelaskannya dilaksanakan dalam rangka menyemarakkan momen “Hari Isra’ Mi’raj dan mengenang perjalanan Nabi Muhammad, Saw dalam mengajarkan umat serta menghayati kebesaran ilahi.

“Peristiwa ini menjadi pengingat, bahwasanya Allah, Swt menunjukkan kekuasaan-Nya melalui berbagai tanda di alam semesta. Baik yang terlihat jelas maupun yang hanya dapat dipahami melalui perenungan dan kajian mendalam,” tambahnya.

Kegiatan itu ditutup dengan doa bersama, puluhan kader ikut meramaikannya. Yakni, keselamatan dan kesejahteraan untuk kabupaten Lampung utara. (Ags)

Related posts