Harga Kopi Tembus 70 ribu per KG.: Petani Kopi di Waykanan Senyum Lebar 

Diswaylampung.id – Harga komoditas kopi di Gincing kecamatan rabang tangkas, kabupaten waykanan masih mencapai nilai tertinggi yakni Rp 71.500 per kilogram. Hal ini juga berdampak besar bagi perekonomian petani di daerah ini.

ayin (44), salah satu petani kopi di Gincing mengatakan ia menjual hasil perkebunan kopinya kepada pengepul. Menurutnya, pada tahun 2024 merupakan tahun di mana harga kopi meningkat drastis.

“Seumur-umur selama 13 tahun jadi petani baru inilah dapat harga kopi sampe semahal ini. Harga kopi sebelumnya itu dari Rp 19 sampai 25 ribu per kilogram, sekarang sudah naik sampai Rp 65 bahkan 70 ribuan lebih. Untuk di tingkat pengepul besar, harga bisa mencapai Rp 72-75 ribu per kilogram,” katanya saat wawancarai disway di halaman rumah nya (16/07/2024).

Ayin mengatakan peningkatan harga kopi sudah terlihat dari bulan April dan diprediksi akan tetap tinggi hingga 4 sampai 5 bulan mendatang.

“Awal tahun itu sudah meningkat sebenarnya, tapi baru dari bulan empat itu sudah berangsur-angsur naik hingga tembus Rp 70 ribuan,” ungkapnya.

Ayin mengungkapkan kenaikan harga kopi tahun ini menyelamatkan para petani kopi di Wilyah lampung khusus nya untuk daerah mereka sendiri, yang mengalami krisis ekonomi di mana harga kopi sebelumnya sangat rendah.

“Musim sebelumnya para petani itu sering mengeluh karena hasil panen kurang mencukupi kebutuhan sehari-hari. Alhamdulillah sekarang harga kopi mulai naik dan bisa membantu perekonomian mereka,” bebernya.

Ayin sendiri bisa menghasilkan kurang lebih 6 karung kopi dari lahannya yang berukuran 2 hektar. Namun alhamdulilah nya sekarang sedang musim panas sehingga proses penjemuran sangat cepat.

“Alhamdulilah sekarang cuaca sedang bagus sehingga proses penjemuran sangat cepat 3 hari saja sudah kering. yaa untuk petani kopi sekarang ini sedang sumringahlah,’jelasnya.(Ags)

Related posts