Polisi Grebek Judi Sabung Ayam Di Kotabumi, Diduga 1 Warga Lompat Ke Sungai Lalu Hilang

DISWAYLAMPUNG.ID – Penggerebekan arena judi sabung ayam di wilayah Kotabumi Kota, Kabupaten Lampung Utara, pada Kamis, 26 Februari 2026 berujung insiden memilukan.

Seorang warga berinisial F, yang diketahui berdomisili di Kelurahan Dahlia, dilaporkan hilang setelah diduga melompat ke sungai saat aparat kepolisian melakukan penindakan.

Peristiwa tersebut terjadi ketika Tim Tekab 308 dari Polres Lampung Utara menggerebek aktivitas perjudian sabung ayam di Gang Singgah Mata, Kelurahan Kota Alam, wilayah Mata Miring.

Penggerebekan dilakukan menyusul laporan masyarakat yang resah atas praktik perjudian yang kerap berlangsung di lokasi tersebut.

Menurut keterangan warga sekitar yang enggan disebutkan namanya, suasana mendadak ricuh saat petugas datang. Para pemain dan penonton sabung ayam berhamburan menyelamatkan diri.

“Melihat kedatangan petugas, para pemain judi sabung ayam melarikan diri sampai masuk ke sungai. Salah satu pemain dilaporkan hilang tenggelam,” ujar seorang warga.

Diduga panik, korban melompat ke aliran sungai yang berada tidak jauh dari lokasi arena sabung ayam. Arus yang cukup deras pada malam hari memperbesar risiko keselamatan, hingga akhirnya korban tidak lagi terlihat di permukaan.

Tim pemadam kebakaran bersama personel BPBD Lampung Utara segera turun ke lokasi begitu menerima laporan adanya warga tenggelam. Proses pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet dan alat penerangan seadanya.

Hingga Jumat dinihari pukul 00.00 WIB, korban belum berhasil ditemukan. Upaya penyisiran terus dilakukan dengan memperluas radius pencarian di sepanjang bantaran sungai.

Aparat juga mengimbau warga yang tinggal di sekitar aliran sungai untuk segera melapor apabila melihat tanda-tanda keberadaan korban.

 

Secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, Ivan Napitupulu, membenarkan adanya penggerebekan tersebut.

“Betul, kemarin ada penggerebekan arena judi sabung ayam. Beberapa pelaku maupun penonton mencoba melarikan diri dengan cara melompat ke dalam sungai,” jelasnya.

Ia menambahkan, penggerebekan bermula dari laporan masyarakat terkait aktivitas perjudian sabung ayam yang dinilai meresahkan. Setelah menerima informasi tersebut, personel Tekab 308 langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penindakan.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa praktik perjudian ilegal tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga dapat memicu risiko keselamatan yang fatal.

Kepanikan spontan dalam situasi genting sering kali berujung pada keputusan berbahaya, seperti melompat ke sungai tanpa mempertimbangkan kondisi arus dan kedalaman.

Pihak kepolisian memastikan proses hukum terhadap praktik perjudian akan terus ditegakkan. Sementara itu, fokus utama saat ini adalah menemukan korban yang dilaporkan hilang serta memastikan keselamatan warga di sekitar lokasi kejadian.(Agus)

Related posts