Polres Lampura Atensi PPDB SMP-SMA

DISWAYLAMPUNG.ID – Polres Kabupaten Lampung Utara mewanti – wanti pihak sekolah, dalam melaksanakan PPDB tahun 2024.

Kapolres Lampura, AKBP Teddy Rachesna melalui kasat Reskrim, Iptu Stef Boyoh, Jumat, 21 Juni 2024, menjelaskan pihaknya memberikan perhatian serius (atensi) pada penerimaan siswa baru jenjang SMP/ SMA tahun ini.

“Jangan sampai orang yang berada di Kotabumi bersekolahnya sampai di Abung Semuli. Begitu pun dengan sebaliknya,” kata dia kepada awak media mengomentari perumahan peserta didik baru ditemui diruangannya kepada awak media.

Menurutnya hal itu berkaca kepada pengalaman tahun lalu, sempat mencuat persoalan masalah domisili di beberapa wilayah. Seperti Abung Semuli, daerah Sungkai dan lainnya.

“Kami mewanti – wanti kepada panitia, untuk dapat menjalankan tugas dan kewajibannya sesuai peraturan dan perundangan – undangan yang ada. Jangan sampai menyalahi aturan,” terangnya.

Sehingga, kata dia, tidak ditemui persoalan dikemudian hari. Dan pelaksanaan PPDB pada tahun ini, dapat berjalan sesuai harapan masyarakat.

“Persiapkan segala sesuatunya, jangan sampai menyalahi aturan. Jalankan sesuai SOP-nya,” tambahnya.

Menyoal kelangkaan elpiji yang sudah seperti kebiasaan, selalu menjadi persoalan masyarakat setiap ada perhelatan hari besar keagamaan.

“Sesuai arahan kapolres, kita tindak lanjuti ke bawah. Ada informasi sekecil apapun, nanti kita sampaikan,” ungkapnya.

Pihaknya berharap adanya partisipasi aktif masyarakat, tidak hanya mengawal proses PPDB juga program – program pemerintah yang berhubungan dengan kebutuhan dasar masyarakat. Seperti masalah kelangkaan gas elpiji dan lainnya, sehingga dapat menjaga kondusivitas di daerah.

Sebelumnya, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP di Kabupaten Lampung Utara mulai dilaksanakan pada hari ini, Kamis, 20 Juni 2024. Seperti nampak di SMP Negeri 1 Ketapang, Kecamatan Sungkai Selatan. Para siswa didampingi orang tuanya, berduyun – duyun datang mendaftarkan diri.

Meski belum ramai, cuma nampak masyarakat berdatangan ke SMP yang berada di pusat Kecamatan Sungkai Selatan itu. Ada yang sekedar bertanya, syarat maupun mekanisme juga mendaftarkan langsung.

“Kebetulan ponakan saya mau mendaftar, kebetulan orang tuanya menerima program keluarga harapan (PKH). Makanya kita coba mendaftar melalui jalur tersebut,” ujar salah orang tua siswa yang mendaftarkan anaknya disana, Dika.

Kepala SMP Negeri 1 Ketapang, Puji Rahayu Ningsih menyebut ada empat jalur dibuka untuk mengisi 6 rombel di sekolah dipimpinnya itu. Mulai dari afirmasi, prestasi, perpindahan orang tua dan zonasi.

Dengan total siswa diterima, sebanyak 192 orang untuk kelas VII tahun 2024/ 2025.”Secara umum persyaratan masih sama seperti sebelumnya, seperti foto kopi SKL, KK orang tua, sampai kepada kartu merah putih bagi penerima manfaat. Seperti PKH, BPNT dan lainnya,” kata dia.*(Ags)

Related posts