PPDB Jalur Zonasi Lampura: SMA Negeri Kotabumi Banyak Terima Pendaftar Limpahan

Diswaylampung.id – Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 4 banyak menerima limpahan pendaftar P2 dari sekolah sekitar. Awalnya radius masuk dalam perangkingan, itu mencapai lebih dari 28.000 meter. Saat ini hanya 2,8 -an km saja, akibat membludak pendaftar pilihan kedua dari SMA Negeri 1 dan 3 Kotabumi.

“Kami banyak dapat limpahan pendaftar dari jalur zonasi P2, sekolah berada disekitar kita,” ujar Waka Humas SMA Negeri 4 Kotabumi, Indah.

Menurutnya dari awal pihak sekolah telah membuka lebar – lebar, gerbang sekolah bagi calon siswa ingin bersekolah. Sehingga, didapat jarak yang sesuai yakni mencapai radius 28.000 meter.

“Kita menjalankan SOP, sesuai juklak dan juknisnya. Dan Alhamdulillah sampai radius 28 km masuk perangkingan,” terangnya.

Namun, setelah beberapa hari belakang menuju penutupan jarak tersebut berkurang. Akibat limpahan dari sekolah lain.

“Itu masalahnya, kami cukup kelabakan menerima limpahan ini. Sebab, banyak yang sudah pilihan kedua. Kita cukup menyayangkan, kenapa ada pelimpahan sementara yang berniat sekolah disini cukup tinggi,” tambahnya.

Sementara itu, masyarakat Kotabumi dan sekitarnya, Firman menilai masih ada sekolah yang menerapkan pelaksanaan PPDB sesuai dengan harapan warga. Seperti yang dilaksanakan oleh SMA Negeri 4 Kotabumi, sebab jarak cakupannya cukup luas. Hingga mencapai lebih dari 28 km, sehingga mengakomodir calon siswa.

“Khususnya mereka berasal dari kalangan menengah kebawah, dengan ekonomi pas – pasan. Sesuai dengan terbentuknya model PPDB zonasi, yang mengakomodir kepentingan masyarakat sekitar lingkungan sekolah,” timpalnya.

Pihaknya berharap sekolah – sekolah lain pun melaksanakan proses seperti demikian. Sehingga warga yang anaknya benar – benar mau melanjutkan pendidikannya, dapat bersekolah dipilihan utamanya.

“Harapannya, pihak sekolah dapat menjalankan tugas sesuai juklak – juknisnya. Sebab, masyarakatlah yang sangat dirugikan dengan adanya kejadian tersebut,” pungkasnya.

Sebelumnya, proses PPDB tingkat sekolah menengah atas (SMA) di Kabupaten Lampung Utara dikeluhkan orang tua siswa. Pasalnya, banyak calon peserta didik yang seharusnya diterima harus rela buah hatinya ditolak. Khususnya disekolah – sekolah favorit, macam SMA Negeri 1 kotabumi.

Sementara itu, saat dikonfirmasi kepada pihak sekolah mereka mengaku baru mendengar persoalan yang ada ditengah – tengah calon siswa tersebut. Dan untuk saat ini mereka baru memproses (faktual), terhadap jalur afirmasi.

Seperti penerima bantuan PKH, BNPT, KIP dan lainnya. Dan berjanji akan melakukan proses verifikasi faktual. Seperti menjadi arahan dari berbagai stake holder, terutama Komisi V DPRD Provinsi Lampung (uji petik).

“Sejauh ini kami belum sampai disana (uji petik), nanti saat dilakukan evaluasi akan turun kelapangan melihat kebenarannya,” ujar Ketua Panitia PPDB SMA Negeri 1 Kotabumi, Yuslina saat ditemui diruangannya pada hari penutupan jalur zonasi, prestasi dan perpindahan orang tuan, atau minus afirmasi, Senin, 24 Juni 2024.(Ags)

Related posts