DISWAYLAMPUNG.ID – Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, menekankan pentingnya integritas moral dan transformasi layanan publik di lingkungan Kementerian Agama. Hal tersebut disampaikan Menag dalam rangkaian acara Halal Bihalal sekaligus peresmian fasilitas baru di Kantor Wilayah Kemenag DK Jakarta.
Menag menegaskan bahwa setiap aparatur sipil negara (ASN) di Kemenag harus memiliki otoritas moral yang kuat dalam menjalankan tugas. Ia mengimbau para pejabat untuk senantiasa menjaga kebersihan diri dari segala bentuk penyimpangan.
“Kita tidak mungkin bisa bicara tentang korupsi jika kita sendiri tidak mampu menjadi contoh kebersihan. Saya minta kepada para pejabat di Kementerian Agama, mari kita jaga kebersihan institusi kita,” tegas Menag, Senin (30/3/2026).
Sebagai bukti nyata komitmen terhadap integritas tersebut, Menag menyerahkan penghargaan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) kepada Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Jakarta. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas keberhasilan unit kerja dalam membangun zona integritas dan memberikan pelayanan yang bersih serta melayani.
Tinjau PTSP Inklusif dan Fasilitas Ramah Anak
Menag juga meninjau Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kanwil Kemenag DKI Jakarta. Menag mengapresiasi transformasi layanan yang kini semakin modern dan inklusif. PTSP ini tidak hanya melayani berbagai urusan keagamaan umat secara cepat, tetapi juga telah dilengkapi dengan fasilitas pendukung yang memadai.
Menag melihat ketersediaan area playground (taman bermain) anak dan ruang laktasi yang nyaman. Fasilitas ini disediakan untuk memastikan masyarakat, terutama ibu dan anak, merasa nyaman saat mengakses pelayanan keagamaan.
“Pelayanan publik kita harus menyentuh seluruh lapisan. Adanya ruang laktasi dan tempat bermain anak menunjukkan bahwa Kemenag hadir dengan wajah yang ramah dan peduli terhadap kebutuhan spesifik masyarakat,” pungkasnya.
Menteri Agama juga meresmikan Aula Serbaguna KH. Saifuddin Zuhri. Nama aula ini diambil dari tokoh besar dan mantan Menteri Agama RI sebagai bentuk penghormatan atas dedikasinya. Menag berharap fasilitas ini dapat dioptimalkan tidak hanya untuk urusan kedinasan, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial bagi pegawai.
“Saya berharap aula ini bisa digunakan sebagai aula multifungsi. Menjadi tempat berkumpul yang hangat, bahkan bisa digunakan untuk sarana olahraga bersama setelah jam kerja agar kesehatan dan kekompakan pegawai tetap terjaga,” tutur Menag.
Turut mendampingi Menag Staff Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar. Hadir, Kepala Kanwil Kemenag DKI Jakarta Adib, jajaran pejabat tinggi dan ASN di lingkungan Kanwil kemenag DKI Jakarta. (*)




