Pemprov Lampung Tawarkan Proyek Energi Terbarukan, Investor Dibidik Masuk ke Dua Bendungan

DISWAYLAMPUNG.ID – Pemerintah Provinsi Lampung membuka kesempatan luas bagi kalangan investor untuk terlibat dalam pengembangan energi baru terbarukan di wilayahnya.

Dua lokasi yang dinilai strategis untuk proyek tersebut adalah Bendungan Way Sekampung dan Bendungan Marga Tiga.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji–Sekampung, Elroy Koyari, menyampaikan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan terhadap rencana pemanfaatan kedua bendungan tersebut.

Ia menegaskan bahwa aset tersebut berada di bawah kewenangan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum.

Menurut Elroy, pengembangan sektor energi di kawasan bendungan sangat memungkinkan karena potensinya cukup besar.

Ia memastikan pihaknya tidak akan menghambat langkah pemerintah daerah maupun investor yang ingin merealisasikan proyek pembangkit listrik di lokasi tersebut.

Untuk Bendungan Way Sekampung, lanjutnya, infrastruktur dasar sudah mulai dipersiapkan, termasuk saluran masuk (intake) yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

Dengan kesiapan itu, ia mempersilakan investor segera menindaklanjuti rencana investasi.

Di sisi lain, Kepala Bappeda Lampung, Anang Risgiyanto, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah tengah melakukan kajian mendalam terkait pemanfaatan optimal kedua bendungan tersebut.

Opsi yang dipertimbangkan antara lain Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) serta Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Ia menjelaskan bahwa Bendungan Way Sekampung dinilai memiliki potensi signifikan untuk pengembangan pembangkit berbasis mikrohidro, dengan kapasitas yang diperkirakan
mencapai ratusan megawatt.

Sementara itu, Bendungan Marga Tiga lebih berpeluang dikembangkan sebagai lokasi pembangkit listrik tenaga surya terapung.

Luas area genangan air dinilai sangat mendukung pemasangan panel surya di atas permukaan waduk.

Anang menambahkan, pemerintah provinsi akan segera menindaklanjuti hasil kajian tersebut dengan membuka komunikasi bersama calon investor.

Penentuan jenis pembangkit yang akan
diprioritaskan masih dalam tahap pembahasan.

Pengembangan energi terbarukan di dua bendungan tersebut tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan listrik daerah, tetapi juga diharapkan berkontribusi terhadap pengelolaan sumber daya air serta memperkuat ketahanan pangan di Lampung. (*)

Related posts