DISWAYLAMPUNG.ID – Kegiatan Justice Run 2026 menjadi ajang berkumpulnya masyarakat Lampung setelah melewati Ramadan dan Idulfitri.
Tidak sekadar olahraga, acara ini juga membawa pesan kuat tentang kebersamaan sekaligus mendorong masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat.
Event lari bertajuk Justice Run 2026 tersebut diikuti sekitar seribu peserta dari berbagai daerah di Provinsi Lampung. Panitia menyediakan dua kategori lomba, yakni lari 5 kilometer (5K) dan 10 kilometer (10K).
Ketua PKS Lampung, Ade Utami Ibnu, menjelaskan bahwa kegiatan ini berawal dari diskusi komunitas pelari yang ingin kembali aktif setelah libur Lebaran.
“Usai Lebaran, kita ingin ‘membakar’ kalori dari rendang dan opor dengan cara sehat, yaitu berlari bersama. Ini menjadi simbol kebersamaan sekaligus ajakan hidup sehat bagi masyarakat,” ujarnya, Minggu (5/4/2026).
Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan Justice Run bertepatan dengan momentum peringatan hari jadi PKS pada April.
Menurutnya, kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga memperkuat semangat perjuangan dalam mewujudkan keadilan di berbagai aspek kehidupan.
Sementara itu, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menekankan bahwa keadilan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
“Keadilan adalah hak setiap orang dan perlu diwujudkan bersama. Kegiatan ini bukan hanya soal olahraga, tetapi juga menciptakan ruang publik yang sehat, baik secara fisik maupun sosial,” ujarnya.
Menurutnya, semangat yang diusung dalam Justice Run mencerminkan sebuah perjuangan yang membutuhkan daya tahan, konsistensi, dan tujuan yang jelas.
Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, terus berupaya mendorong pembangunan yang merata, termasuk melalui perbaikan infrastruktur jalan sebagai bagian dari upaya menghadirkan keadilan bagi masyarakat.
Ke depan, pemerintah provinsi juga berkomitmen meningkatkan fasilitas olahraga publik guna mendukung gaya hidup sehat serta menumbuhkan budaya berolahraga di tengah masyarakat.
Selain perlombaan lari, acara ini turut dimeriahkan dengan berbagai door prize, seperti tiga paket umrah, sepeda motor, serta hadiah menarik lainnya.
Salah satu peserta kategori 10K, Amel, warga Way Kanan, mengaku antusias mengikuti kegiatan ini. Ia menilai Justice Run menjadi momentum yang tepat untuk kembali aktif berolahraga setelah libur panjang Lebaran.
“Saya sangat senang bisa ikut Justice Run. Selain menantang diri di jarak 10K, suasananya juga meriah karena bisa berlari bersama peserta dari berbagai daerah. Ini memotivasi saya untuk lebih rutin berolahraga ke depannya,” ungkapnya. (*)




