Pekerja PJU Di Way Lima Alami Insiden Kerja, Rekanan Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

DISWAY LAMPUNG.ID– Insiden yang dialami Bazar Sidin alis Tarzan pekerja proyek penerangan jalan umum (PJU) di Desa Way Harong, Kecamatan Way Lima, sempat memicu simpang siur informasi.

Menanggapi hal tersebut, pihak rekanan proyek memastikan tidak ada korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Perwakilan PT DLJ, Fadi, meluruskan kabar yang beredar terkait adanya korban jiwa akibat kecelakaan kerja saat proses instalasi PJU beberapa waktu lalu.

Fadi menegaskan bahwa kondisi korban saat kejadian masih dalam keadaan sadar.

“Perlu kami sampaikan bahwa korban tidak meninggal dunia. Saat kejadian pun korban tidak sepenuhnya kehilangan kesadaran, meskipun kondisinya lemas saat dievakuasi oleh tim di lokasi,” ujar Fadi usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Kantor DPRD Pesawaran, Selasa (5/5/2026).

Fadi menjelaskan, pasca insiden tersebut korban masih mampu berkomunikasi dengan rekan kerja, bahkan berjalan sendiri menuju kendaraan untuk dievakuasi.

“Korban tidak pingsan. Posisi tubuh yang terlihat menggelantung disebabkan karena kondisi lemas dan syok. Bahkan, korban sempat meminta minum serta melepas baju dan sepatunya sendiri,” jelasnya.

Meski demikian, korban sempat menolak saat hendak dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, pihak perusahaan tetap mengambil langkah sesuai prosedur dengan membawa korban ke fasilitas kesehatan.

“Awalnya korban menolak, tapi sesuai SOP, kami tetap membawanya ke rumah sakit untuk memastikan kondisinya,” imbuhnya.

Terkait hasil RDP, Fadi menyatakan pihaknya menerima dan akan menindaklanjuti rekomendasi DPRD Pesawaran, khususnya dalam peningkatan aspek keselamatan kerja di lapangan.

“Ke depan, kami berkomitmen memperketat pengawasan serta meningkatkan standar keselamatan kerja sesuai SOP, guna mencegah kejadian serupa terulang,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga akan memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi terkait, termasuk PLN, khususnya dalam hal perizinan dan sistem pengamanan kerja di lapangan.

“Koordinasi lintas instansi akan kami optimalkan agar pelaksanaan proyek berjalan aman dan sesuai ketentuan,” pungkasnya. (JKO)

Related posts