Rawan Pencurian, Pemda Pesawaran Perketat Keamanan, OPD Diminta Bergerak Cepat Benahi Fasilitas

DISWAYLAMPUNG.ID – Lonjakan kasus pencurian sepeda motor hingga aksi pembobolan kantor dinas pada tengah malam memicu alarm serius di lingkungan Pemkab Pesawaran.

Situasi ini mendorong Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bergerak cepat dengan meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) tidak lagi pasif, melainkan segera mengambil langkah konkret memperkuat sistem keamanan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kasat Pol PP Kabupaten Pesawaran, Muhhamad Iqbal, menegaskan bahwa tanggung jawab pengamanan tidak bisa hanya dibebankan pada petugas. Setiap OPD diminta bertindak secara mandiri untuk membenahi titik-titik lemah yang berpotensi dimanfaatkan pelaku kejahatan.

“OPD harus segera bergerak. Perbaiki CCTV, optimalkan penerangan, dan siapkan alat komunikasi seperti HT. Ini langkah mendesak agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Iqbal, Selasa (14/4/2026).

Menurutnya, kawasan perkantoran Pemda Pesawaran memiliki kerentanan tinggi karena akses keluar-masuk yang lebih dari satu titik. Kondisi ini dinilai membuka celah bagi pelaku untuk beraksi tanpa terdeteksi jika pengawasan internal lemah.

Tak hanya mengandalkan imbauan, Satpol PP juga meningkatkan intensitas patroli, baik siang maupun malam. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menutup ruang gerak pelaku sekaligus memberi rasa aman bagi pegawai.

“Kami tingkatkan patroli secara maksimal. Tapi pengawasan internal di masing-masing OPD tetap jadi kunci utama,” ujarnya.

Area parkir turut menjadi sorotan. Iqbal menyebut lokasi tersebut sebagai titik paling rawan pencurian, terutama bagi kendaraan dinas maupun milik pribadi pegawai. Ia pun mengingatkan agar pengguna kendaraan tidak lengah.

“Gunakan kunci pengaman ganda. Jangan hanya mengandalkan satu sistem keamanan,” imbaunya.

Sebagai penguatan kebijakan, Satpol PP saat ini tengah menyiapkan surat edaran resmi yang mewajibkan seluruh OPD meningkatkan standar pengamanan di lingkungan kerja masing-masing.

“Surat imbauan sudah disiapkan dan sedang dalam proses penandatanganan. Ini akan menjadi pedoman bersama,” pungkasnya.

Dengan langkah ini, Pemkab Pesawaran berharap tidak hanya merespons kasus yang terjadi, tetapi juga membangun sistem pencegahan yang lebih kuat dan berkelanjutan. (JKO)

Related posts