Diswaylampung.id – Pasar Bumi Restu Kecamatan Abung Surakarta Lampung Utara ambruk, bangunan yang baru dibangun bersumber dari angaran APBD tahun 2024 Diduga minim pengawasan, pasalnya bangunan tersebut tak kuat menahan terpaan hujan dan angin kencang.
fungsi pengawasan pada kegiatan tersebut tak berjalan maksimal. Oknum kontraktor pelaksana diduga mencoba mengurangi dan bahkan meniadakan pondasi bangunan, yang seharusnya menjadi tumpuan struktur baja ringan (Kanal C) pada bangunan auning pasar.
Tak menutup kemungkinan, penggunaan material baja ringan tidak sesuai spesifikasi yang tertuang dalam Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) bersertifikasi SNI dari Kementerian Perindustrian.

Persoalan ini nampaknya harus menjadi perhatian semua elemen masyarakat, termasuk Dinas terkait dan Aparat penegak hukum (APH) untuk bersiap melakukan penyelidikan dugaan awal percobaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh oknum pemborong.
Kendati demikian, R (37) warga Desa Bumi Restu mengungkapkan, Bangunan Auning Pasar Bumi Restu Ambruk padahal baru dibangun.
“Bangunan Auning ini baru selesai di bangun sudah rusak, besar kemungkinan ini asal jadi saja. kita lihat saja ini ada bangunan lama yang mana kondisi seng dan kayu pun sudah reot buktinya masih berdiri tegak walaupun hujan dan angin kuat.” imbuhnya. jumat,(20/12/2024)
Menurut dia, ada hal yang mengganjal dari pembangunan auning pasar yang dikerjakan CV. Ageng Jaya dengan menggunakan anggaran APBD, Sebab bangunan yang lama masih berdiri kokoh meski angin kencang dan hujan. Malah sebaliknya bangunan baru beberapa bulan selesai dikerjaan Ambruk.
Tak hanya oknum kontraktor pelaksana, seluruh SDM terkait kegiatan pekerjaan proyek di Disdag Lampung Utara mesti dicermati secara mendalam. Mulai dari sertifikasi pengawas dari konsultan, seperti Site Engineer (SE) selaku leader pada pengawasan kegiatan, sampai pada PPTK yang harusnya paham akan seluruh kegiatan teknis di lapangan.
Kabid Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri Frans Tanada ketika dikonfirmasi menyampaikan bahwa pihak sudah turun ke lokasi ambruknya pembangunan auning pasar di Bumi Restu. Berdasarkan keterangan warga sekitar itu diakibatkan karena hujan lebat dan angin kencang kemarin, Kamis (19/12/2024).
“Kita sudah meminta kepada pihak rekanan yang mengerjakan dengan menggunakan PT Ageng Jaya untuk membongkar dan mengerjakan kembali mengingat pekerjaan itu belum serah terima,” ungkapnya ( Ags/Wan)




