Geledah Rumah Mewah Mantan Bupati Pesawaran Hingga Dini Hari, Kejati Lampung Masih Bungkam

DISWAY LAMPUNG.ID — Sebuah operasi hukum berskala besar berlangsung dramatis di tengah malam. Setelah hampir delapan jam mengobrak-abrik kediaman mewah milik mantan Bupati Pesawaran dua periode, Dendi Ramadhona, tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung akhirnya angkat kaki, pada Kamis dini hari, (25/9/2025)

Sekitar pukul 00.05 WIB, delapan mobil beriringan keluar dari kompleks elit di Jalan Bukit 1, Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung, tepatnya di rumah bernomor 86 milik sang mantan pejabat.

Di bawah pengawalan ketat Polisi Militer, mobil-mobil itu membawa sejumlah kardus tertutup rapat dan isinya masih jadi misteri besar. apakah dokumen rahasia, barang bukti, atau uang tunai belum ada yang bisa memastikan.

Operasi senyap ini benar-benar sunyi. Sejak penggeledahan dimulai pukul 16.00 WIB, awak media terus berjaga di depan lokasi, berharap sedikit keterangan. Tapi sia-sia. Para penyidik bungkam total. Tak satu kata pun keluar dari mulut aparat penegak hukum.

Kebisuan itu memancing emosi. Beberapa jurnalis nekat menghadang laju mobil penyidik, menuntut transparansi atas penggeledahan terhadap figur publik. Namun upaya itu hanya dibalas tatapan dingin dan langkah cepat menjauh. Seolah ada sesuatu yang terlalu besar untuk diungkap sekarang.

Kini, publik hanya bisa bertanya-tanya:
Apa isi kardus-kardus itu dan
Kasus sebesar apa yang membuat rumah mantan bupati digeledah hingga larut malam, serta mengapa Kejati memilih diam, padahal ini menyangkut kepentingan rakyat

Diam-diam, Kejati Lampung sedang menggenggam bara, akan Tetapi seberapa besar nyala apinya dan itu yang masih tersembunyi.

Apakah ini awal dari terbongkarnya mega-kasus korupsi Atau hanya manuver hukum biasa dan satu hal yang pasti Publik menanti jawaban.(JKO)

Related posts