Diswaylampung.id – Lima partai non-parlemen resmi menyatakan , dukungan mereka untuk pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi – Sutono dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024.
Kelima partai non-parlemen yang memberikan dukungan adalah Partai Gelora Indonesia, Partai Garuda, PBB, Perindo dan Hanura.
Dukungan ini menjadi momentum penting, bagi Ardjuno menjelang pemilihan dengan harapan dapat mengoptimalkan potensi dukungan untuk memenangkan Pilkada 2024.
Acara deklarasi tersebut dihadiri oleh Ardjuno serta sejumlah tokoh penting dari tim pemenangan.
Sekretaris DPW Partai Perindo Yandri Nazir, yang mewakili kelima partai tersebut menegaskan komitmen mereka untuk mendukung dan memenangkan Ardjuno.
“partai non-parlemen 100 persen siap mendukung dan memenangkan calon gubernur dan wakil gubernur Lampung 2024 Arinal Djunaidi – Sutono,” ujarnya.
Yandri juga menambahkan, bahwa partai-partai ini siap berkolaborasi dengan tim Ardjuno, sesuai dengan slogan kampanye yaitu “Mulai dari Desa”, untuk memastikan kemenangan dalam kontestasi Pilgub 2024.
Sementara, Ketua Tim Pemenangan pasangan Ardjuno Umar Ahmad mengatakan, bahwa setelah pasangan Arinal-Sutono mendaftar ke KPU Provinsi Lampung. tim pemenangan langsung dibentuk dengan nama “Koalisi Rakyat” dan sebutan “Ardjuno”.
“Tugas utama tim pemenangan adalah menyampaikan keberhasilan, serta pencapaian Arinal Djunaidi selama memimpin Lampung pada periode 2019-2024,” ungkapnya.
Ia optimis, bahwa kemenangan bisa diraih berkat dukungan yang terus mengalir untuk pasangan Ardjuno.
Umar menyebut, semua pihak harus memikirkan dan menyusun strategi yang tepat agar kemenangan tercapai.
“Komitmennya untuk bersama-sama membangun Provinsi Lampung ke arah yang lebih baik,” tegasnya.
Disebutkan, Sejumlah 51 organ relawan telah terbentuk dan siap bergerak memenangkan pasangan Ardjuno.
Perolehan suara kelima partai non parlemen tersebut di Pemilu 2024 yakni, Gelora 0,66 persen, Hanura 0,31 persen, Garuda 0,17 persen, PBB 0,10 persen dan Perindo 1,25 persen. Total jika dijumlahkan yakni 2,49 persen. (*)




