DISWAYLAMPUNG.ID – Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran dan UPTD Puskesmas Kota Dalam melakukan verifikasi Open Defecation Free (ODF) pada tiga desa di Kecamatan Way Lima.
Ketiga Desa itu adalah, Desa Gedung Dalom, Pekondoh Gedung dan Sidodadi.
Kepala UPT Puskesmas Kota Dalam, Lilis Pujiati melalui Petugas Kesehatan Lingkungan, Rismala Dewi mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari verifikasi sebelumnya yang telah dilakukan di Desa Paguyuban.
“Sehingga hingga saat ini sudah terdapat empat desa di Kecamatan Way Lima yang secara resmi berstatus ODF,” kata Rismala, Kamis (18/9/2025).
Ia menjelaskan, bahwa verifikasi ODF merupakan proses resmi untuk memastikan suatu komunitas telah terbebas dari perilaku buang air besar sembarangan dan seluruh rumah tangga memiliki fasilitas sanitasi yang layak sesuai standar kesehatan, seperti jamban yang memenuhi persyaratan.
“Proses verifikasi meliputi peninjauan kondisi sanitasi rumah warga, penilaian kebersihan lingkungan, edukasi kesehatan berkelanjutan, serta pemberian rekomendasi perbaikan bagi rumah tangga yang belum memenuhi standar jamban,” terangnya.
Menurut Rismala, koordinasi yang intensif dengan pemerintah desa dalam pembaruan data kepemilikan jamban menjadi faktor penting dalam menunjang kelancaran verifikasi ini.
“Keberhasilan verifikasi ODF ini tidak lepas dari dukungan dan sinergi antara Puskesmas, pemerintah desa, serta lintas sektor terkait,” ucapnya.
Selain itu, Ia juga menambahkan keberadaan desa yang berstatus ODF memberikan manfaat besar bagi masyarakat, antara lain mencegah penyebaran penyakit berbasis lingkungan, meningkatkan kesehatan masyarakat, serta menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan harapan pelaksanaan verifikasi ODF dapat berlanjut di tahun 2026 dengan target desa-desa lainnya di Kecamatan Way Lima yang belum berstatus ODF agar dapat segera memenuhi standar sanitasi yang baik,” kata Rismala.
Sementara itu, Kepala Desa Gedung Dalom, Jailani mengatakan bahwa pemerintah desa menyambut positif kegiatan yang berdampak pada kesehatan lingkungan bagi masyarakat.
“Kami berterimakasih atas verifikasi ODF di tiga desa ini. Dan harapannya kedepan di mulai dari tiga desa ini bisa menjadi contoh bagi desa lain untuk memberikan kesadaran pada masyarakat untuk tidak BAB sembarangan,” pungkas Jailani. (JKO)




