DISWAYLAMPUNG.ID – Langkah Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung dalam membongkar dugaan korupsi proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pesawaran kian tak terbendung. Satu per satu aset milik para pihak yang terseret, termasuk yang dikaitkan dengan mantan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, mulai terkuak dan berhasil diamankan tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus).
Dalam operasi penggeledahan besar – besaran di Bandar Lampung dan Pesawaran, tim penyidik Pidsus menyita deretan barang mewah bernilai fantastis. Mulai dari mobil keluarga hingga motor gede, tas-tas branded, sampai tumpukan uang tunai miliaran rupiah.

Deretan aset itu dipamerkan di halaman kantor Kejati Lampung. Terlihat Toyota Kijang Innova, Toyota Rush, Suzuki Swift, dan disusul Motor Harley Davidson, Motor Trail, hingga dua motor matic.
Tak berhenti di situ sebanyak 40 tas mewah (Branded) berbagai merek ikut diangkut tim penyidik pidsus.
Penggeledahan dilakukan di sejumlah titik strategis yakni Tanjung Karang Timur, Tanjung Karang Barat, Rajabasa, Kemiling, Gedong Tataan hingga Way Lima dan hasilnya tak main-main aset yang dapat disita antara lain
8 unit kendaraan yang terdiri dari (4 Unit kendaraan roda empat dan 4 unit kendaraan roda dua ) dengan
ditaksir Rp.1 Miliar.
Kemudian uang tunai rupiah dan dolar AS (27 lembar pecahan 100 USD) dengan total Rp.2.273.148.653 Miliar
Selanjutnya 26 Sertifikat tanah dan bangunan yang diduga menggunakan modus nominee yang secara de jure terdaftar atas nama pihak lain, namun secara de fakto dikuasai oleh tersangka dengan nilai fantastis Rp.41 Miliar.
Dan 40 tas branded bernilai tinggi sekitar Rp.800 juta .
Sehingga total penyelamatan aset yang berhasil diperoleh untuk pemulihan
(asset recovery) kerugian keuangan negara dalam perkara ini adalah Rp.45.273.148.653.
Aspidsus Kejati Lampung Armen Wijaya menegaskan bahwa penyitaan aset dilakukan sebagai bagian dari upaya mengembalikan uang negara sekaligus memberi efek jera bagi para pelaku korupsi.
“Ini bentuk komitmen Kejati Lampung dalam penegakan hukum, seluruh aset yang berasal dari kejahatan korupsi akan kami kejar dan sita,” tegas Armen, Rabu (10/12/2025).
Ia memastikan Kejati Lampung akan terus memperluas penelusuran terhadap semua aset yang terkait proyek SPAM Pesawaran, tanpa terkecuali.
“Kami akan menelusuri dan menyita seluruh aset yang berasal dari kejahatan korupsi, guna mendukung upaya penyelamatan keuangan negara,” pungkasnya.(JOKO)




