Kongres SPS 2027 Digelar di Lampung, Gubernur Mirza Dipercaya Jadi Pembicara Utama 

DISWAYLAMPUNG.ID — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, didaulat menjadi pembicara utama dalam Kongres XXVII Serikat Perusahaan Pers (SPS) yang akan digelar di Bandar Lampung pada Februari 2027 mendatang.
Ketua Harian SPS Lampung, Taswin Hasbullah, mengatakan penunjukan Gubernur Lampung sebagai keynote speaker merupakan keputusan SPS Pusat yang menilai pembangunan di Provinsi Lampung mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut Taswin, SPS ingin menggali secara langsung langkah dan kebijakan yang diterapkan Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah hingga mampu menunjukkan perkembangan signifikan.
“Pembangunan Lampung dinilai tumbuh pesat. SPS Pusat ingin mengetahui secara langsung strategi dan kebijakan yang dilakukan Gubernur Lampung dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Taswin, Senin.
Ia menjelaskan, Kongres SPS akan menjadi salah satu rangkaian besar kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) 2027 di Lampung. Kegiatan tersebut dipastikan menghadirkan ratusan pelaku industri pers dari berbagai daerah di Indonesia.
Taswin menyebutkan, SPS Pusat sebagai asosiasi media arus utama nasional yang memiliki sekitar 623 anggota perusahaan pers akan menggelar Kongres XXVII di Bandar Lampung sebagai momentum konsolidasi industri media nasional.
Selain kongres, SPS juga akan menggelar Dialog Nasional yang membahas perkembangan industri pers, tantangan media arus utama, hingga strategi membangun ekosistem informasi yang kredibel dan transparan di era digital.
“Kegiatan ini juga akan dirangkai dengan malam penghargaan The 6th Media Relations & Brand Awards,” ujarnya.
Ajang tersebut merupakan kompetisi nasional yang memberikan apresiasi terhadap institusi maupun korporasi yang dinilai memiliki hubungan media yang baik, transparan, dan mendukung keterbukaan akses informasi publik.
Tak hanya itu, SPS juga akan menyerahkan penghargaan Lontar Awards, Lestari Awards, dan Citra Karsa kepada pemerintah daerah, kepala daerah, hingga perusahaan daerah yang dianggap memiliki kontribusi besar terhadap pengembangan media dan pelestarian budaya lokal.
Taswin menambahkan, pelaksanaan Kongres SPS di Lampung diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi daerah, baik dari sisi promosi pembangunan maupun perputaran ekonomi selama kegiatan berlangsung.
Serikat Perusahaan Pers sendiri merupakan organisasi pers nasional yang berdiri sejak 8 Juni 1946 di Yogyakarta. Organisasi tersebut awalnya bernama Serikat Penerbit Suratkabar (SPS) dan dibentuk oleh tokoh-tokoh pendiri perusahaan pers nasional sebagai bagian dari perjuangan mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia melalui pers.
Dalam perkembangannya, SPS melakukan transformasi pada Kongres tahun 2011 di Bali dengan mengubah identitas organisasi menjadi Serikat Perusahaan Pers, menyesuaikan perkembangan bisnis media yang tidak lagi hanya berbasis cetak, tetapi juga multiplatform digital.
Saat ini, Serikat Perusahaan Pers memiliki 30 cabang provinsi di seluruh Indonesia dengan sekitar 600 perusahaan pers anggota yang mayoritas merupakan media arus utama nasional.(ral)

Related posts