Ada Apa Dengan BBM Subsidi Pertalite Dan LPG 3 KG Subsidi Di Lampung Utara!

DiswayLampung.id – Beberapa Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kotabumi , Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara tampak lengang, Rabu, 13 November 2024.

Tidak ada aktivitas pengisian BBM, khususnya jalur pertalite. Yang biasanya mengular sampai empat jalur sepeda motor, belum mobil hingga menutup badan jalan.

Sementara untuk lainnya, hanya Pertamax yang diantri sepeda motor. Itu pun, hanya beberapa kendaraan saja.

Berdasarkan pengakuan petugas berjaga, keadaan demikian telah berlangsung sejak kemarin, Senin, 11 November 2024. Dan hingga saat ini masih terjadi, akibat bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite tidak dikirim.

Itupun, tidak tau kapan akan dikirim.”Pertalite kosong bang, memang dari kemarin belum ada pengiriman,” ujar salah seorang petugas berjilbab disana.

Sehingga membebani masyarakat, khususnya mereka yang sedang melaksanakan aktivitas keseharian. Sebab, biasa antrian cukup panjang hingga tembus sampai 4 lajur memanjang. Itu sudah menjadi kebiasaan, hingga menimbulkan kekecewaan.

“Biasanya kalau enggak pagi, itu siang mas biasa ngantri disini. Tapi ini tidak ada,” kata salah seorang pengendara melintas, Ani.

Sementara itu, di kios harganya telah melambung sampai Rp 3.000/liter, atau dijual dikisaran Rp 13.000/liter. Sehingga memberatkan warga, apalagi saat ini sedang masa paceklik.

“Yang pegawai saja mengeluh bang, apalagi kami pekerjaannya serabut ini. Mau keluar saja susah, apalagi mau mencari nafkah,” timpal warga lainnya, Usman.

Mereka cukup menyayangkan atas kejadian ini. Berharap keadaan dapat normal kembali, karena beli di kios cukup menguras dompetnya.

Kendati demikian Perihal tinggi nya harga eceran LPG 3 KG di kotabumi masih belum menemui titik terang, yang mana warga khusus nya pengguna LPG 3 kg masih kesulitan mendapatkan nya.

Hal ini di ungkapkan oleh salah seorang warga yang kesal dengan harga eceran tinggi dan agak susah mencarinya.

“Saya ini pengguna LPG melon sudah Lama untuk kebutuhan sehari hari tapi kok sekarang ini nambah tinggi saja harganya mana susah juga dapetin nya. ungkap yantie dengan nada kesal.

Polemik kelangkaan LPG dan pertalite di Lampura masih menjadi misteri panjang yang tak kunjung menemui titik terang. (Ags/san)

Related posts