Sinergi Besar di Pesawaran! FOKAL Gandeng Polres, Inspektorat Dan LBH Pesenggiri Lampung Perkuat Kesadaran Hukum Desa

DISWAYLAMPUNG.ID – Upaya memperkuat kesadaran hukum dan menjaga stabilitas keamanan masyarakat terus digencarkan di Kabupaten Pesawaran.

Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Anak Lampung (DPP FOKAL) bersama LBH Pesenggiri Lampung menggelar Penyuluhan Sadar Hukum dan Kamtibmas (DARKUMKANTIBMAS) Gelombang I di Aula Islamic Center Pesawaran, Senin (18/5/2026).

Kegiatan yang mendapat dukungan penuh dari DPK APDESI se-Pesawaran dan DPC APDESI Kabupaten Pesawaran itu diikuti ratusan kepala desa serta aparatur desa dari enam kecamatan, yakni Gedong Tataan, Negeri Katon, Tegineneng, Way Lima, Kedondong, dan Way Khilau.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sejak awal kegiatan. Bahkan, panitia membagi pelaksanaan dalam dua gelombang guna mengakomodasi peserta dari kecamatan lain yang memiliki jarak tempuh cukup jauh.

Hadir dalam kegiatan tersebut mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Alvie Granito Panditha, yakni Kasat Intelkam Polres Pesawaran IPTU YS. Anggi Siregar didampingi Kasat Binmas IPTU M. Hidayatullah. Turut hadir pula Asoka Salim mewakili Inspektorat Kabupaten Pesawaran, para tamu undangan, serta ratusan peserta dari unsur pemerintahan desa.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi, di antaranya Kurniati P. Sari dari Inspektorat Kabupaten Pesawaran, IPDA Kristop dari Polres Pesawaran, serta akademisi Universitas Saburai, Satrya Surya Pratama.

Dalam sambutan tertulis Kapolres Pesawaran yang dibacakan Kasat Intelkam IPTU YS. Anggi Siregar, menyampaikan bahwa kesadaran hukum menjadi pondasi utama dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif.

“Hukum hadir bukan untuk menakut-nakuti, melainkan memberikan perlindungan dan kepastian bagi masyarakat. Saat ini tantangan kamtibmas semakin kompleks, mulai dari konflik sosial, penyalahgunaan narkoba, hingga kejahatan siber seperti hoaks dan judi online,” ujarnya.

Pihak kepolisian berharap melalui penyuluhan tersebut masyarakat tidak hanya memahami aturan hukum, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga mengapresiasi langkah DPP FOKAL yang dinilai aktif menjadi jembatan komunikasi antara Polri dan masyarakat.

“Kami berharap FOKAL dapat menjadi agen perubahan yang mampu mengedukasi masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang memecah belah persatuan,” tambahnya.

Sementara itu, Asoka Salim mewakili Inspektorat Kabupaten Pesawaran menegaskan pentingnya pengawasan dan pembinaan terhadap tata kelola pemerintahan desa agar berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari penyimpangan.

Menurutnya, kegiatan penyuluhan seperti DARKUMKANTIBMAS sangat positif dalam meningkatkan pemahaman hukum aparatur desa dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Ketua Umum DPP FOKAL, Abzari Zahroni, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata dukungan organisasi terhadap pemerintah dan institusi kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat.

“Kegiatan DARKUMKANTIBMAS ini adalah upaya FOKAL mendukung pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya mendukung tugas-tugas Polri di tengah masyarakat,” katanya.

Pria yang akrab disapa Bung Roni itu berharap kegiatan tersebut menjadi ruang kolaborasi lintas organisasi, baik pemerintah maupun non-pemerintah, dalam membangun budaya sadar hukum di tengah masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya peran pemerintah desa sebagai garda terdepan dalam membangun kesadaran hukum masyarakat dari tingkat bawah.

“Pemerintah desa bersentuhan langsung dengan masyarakat, mulai dari edukasi hukum, koordinasi bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas, hingga menjaga stabilitas sosial di wilayah masing-masing,” pungkasnya.(JKO)

Related posts