ALSA Observer Universitas Lampung Gelar Seminar Nasional “Pertanggungjawaban Hukum Pelaku Tindak Pidana Perbankan yang Menyebabkan Bank Gagal”

DISWAYLAMPUNG.ID – ALSA Observer Universitas Lampung dengan bangga menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Pertanggungjawaban Hukum terhadap Pelaku Tindak Pidana Perbankan yang Menyebabkan Bank Gagal” sebagai bagian dari komitmen untuk menghadirkan ruang diskursus hukum yang progresif dan relevan dengan dinamika nasional. Kegiatan ini diadakan pada Kamis, 04 Desember 2025, bertempat di Fakultas Hukum Universitas Lampung, dan menghadirkan lebih dari 400 peserta yang terdiri dari mahasiswa Fakultas Hukum Unila, anggota ALSA, akademisi, hingga masyarakat umum yang memiliki ketertarikan pada isu hukum perbankan.

Menghadirkan Forum Akademik Nasional yang Berpengaruh

Sebagai organisasi mahasiswa hukum berorientasi akademik, ALSA Observer Unila menghadirkan forum ilmiah ini untuk memperluas perspektif mahasiswa dalam memahami kompleksitas tindak pidana perbankan serta dampaknya terhadap stabilitas ekonomi nasional.

Kasus bank gagal bukan hanya mencederai sistem keuangan, namun juga menguji efektivitas penegakan hukum dan kepercayaan publik. Oleh sebab itu, seminar ini dirancang sebagai ruang dialog yang mampu menyatukan pandangan dari kalangan akademisi, praktisi, dan regulator.

Kegiatan dibuka dengan rangkaian Opening Ceremony, penampilan Tari Sembah, menyanyikan Indonesia Raya & ALSA Anthem, serta sambutan dari jajaran pimpinan ALSA, Fakultas Hukum, dan Universitas Lampung.

Narasumber Terkemuka Bahas Perspektif Pidana & Praktik LPS

Sesi utama seminar diisi oleh para narasumber berkompeten di bidang hukum perbankan, yaitu:

• Dosen Fakultas Hukum Universitas Lampung, membahas analisis pertanggungjawaban pidana pelaku tindak pidana perbankan.

• Dosen Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, mengulas perspektif akademik mengenai batas dan mekanisme pertanggungjawaban hukum pada kasus bank gagal.

• Perwakilan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), memaparkan praktik penyelesaian bank gagal, proses likuidasi, serta perlindungan terhadap nasabah.

Diskusi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, membuka ruang dialog kritis terkait efektivitas regulasi, tantangan penegakan hukum, dan urgensi reformasi sektor perbankan.

Komitmen ALSA Observer Unila untuk Kemajuan Hukum Nasional

Melalui kegiatan ini, ALSA Observer Universitas Lampung berharap dapat memperkuat perannya sebagai organisasi akademik yang kontributif dalam mengkaji isu-isu hukum strategis, sekaligus mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis, analitis, dan berorientasi solusi.

Seminar Nasional ini diakhiri dengan Focus Group Discussion, yang menjadi sarana kolaborasi antar mahasiswa hukum dalam membahas isu perbankan secara lebih mendalam.

Dengan mengusung semangat “Advance, Learn, and Share”, ALSA Observer Unila berkomitmen menghadirkan kegiatan berkualitas yang berdampak pada perkembangan ilmu hukum dan pemahaman publik terhadap isu-isu penegakan hukum di Indonesia. (*)

 

 

 

 

 

 

Related posts