DISWAYLAMPUNG.METRO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro menggelar Sidang Paripurna Penetapan Pasangan Bambang Iman Santoso dan Muhammad Rafieq Pradana sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro terpilih, hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Seremonial tersebut digelar di ruang sidang DPRD setempat, Jumat (17/1/2025).

Dalam paripurna tersebut, wakil rakyat juga menyampaikan pemberitahuan mengenai masa jabatan dan kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin dan Qomaru Zaman yang sudah berakhir.
Ketua DPRD Kota Metro, Ria Hartini menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang begitu besar terhadap ajang pemilihan kepala daerah. Penyelenggara Pemilu juga dianggap sukses menuntaskan tugas dan tanggung jawabnya, sehingga Pilkada Kota Metro 2024 berlangsung lancar sampai tuntas.
“Sidang Paripurna DPRD Kota Metro kali ini dihadiri oleh 21 anggota dari total keseluruhan 25 anggota legislatif. Alhamdulillah pada 27 November 2024 lalu, masyarakat Kota Metro sudah mengikuti Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro dengan lancar dan aman,” tutur Ria.
“Sesuai dengan Surat KPU dimaksud, dan berdasarkan Keputusan KPU Kota Metro Nomor 8 Tahun 2025 Tentang Penetapan Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih dalam Pilkada 2024, maka dalam rangka memenuhi dokumen pengesahan, untuk itu dalam Paripurna ini kami umumkan hasil penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih dalam Pilkada Serentak 2024,” sambungnya.
Pada acara yang dihadiri oleh peserta dari berbagai elemen itu, Ketua DPRD Kota Metro menyampaikan amanat dari wakil rakyat untuk Kepala Daerah terpilih, agar sanggup mengemban amanah dan tanggung jawab, mengawali roda pemerintahan dengan meneruskan atau melakukan perubahan kepemimpinan ke arah yang lebih baik.
Politisi dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan itu juga menyebut, masyarakat Kota Metro menantikan aksi nyata yang pro rakyat. Pasangan Bambang-Rafieq diingatkan kembali, agar janji-janji yang kerap dilontarkan selama masa kampanye bukan hanya sekadar isapan jempol belaka.
“Dalam Forum Rapat Paripurna ini kami mengusulkan, pemberhentian Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro hasil Pilkada 2020 sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ucapnya.
“Kami atas nama DPRD Kota Metro dan masyarakat Kota Metro menyampaikan terima kasih, atas kinerja dan pengabdiannya selama memimpin Kota Metro,” imbuhnya.
Berdasarkan catatan awak media, diketahui Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro terpilih, Bambang Iman Santoso dan Muhammad Rafieq Pradana sering mengucap dan menjanjikan program percepatan pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi lokal, serta perbaikan pelayanan publik. Hal itu menjadi catatan penting yang suatu saat akan ditagih oleh masyarakat sebagai janji politik.
“Semoga Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro Terpilih dapat mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya dan dapat membawa Kota Metro ke arah yang lebih baik,” ujarnya.
Kesempatan yang sama, salah seorang tokoh masyarakat, Ade Gunawan menuturkan, pemimpin atau kepala daerah seyogyanya adalah sosok yang mengayomi. Wali Kota Metro di era Bambang Iman Santoso diharap akan mampu menjawab segala hal, terkait kebutuhan masyarakat.
“Kami butuh perubahan yang nyata, bukan sekadar janji. Infrastruktur harus diperbaiki, pelayanan kesehatan dan pendidikan juga harus ditingkatkan. Pemimpin baru itu adalah harus benar-benar mendengarkan suara rakyat,” kata Ade, yang turut menghadiri sidang paripurna.
Ade menegaskan, mayoritas masyarakat di Kota Metro menginginkan pemimpin yang tidak hanya memiliki visi, tetapi juga mampu menjalankan amanah yang diembannya dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.
“Masyarakat Metro ingin bukti, bukan janji. Tantangan terbesar adalah membangun kepercayaan kami, masyarakat Metro, dan itu hanya bisa dilakukan dengan bekerja secara nyata,” tegasnya.
“Kota Metro ini punya potensi yang besar. Maka kami berharap, pemimpin baru nanti akan dapat mengelola segala potensi yang ada itu dengan bijak, tanpa mengumbar janji-janji kosong. Ingatlah, bahwa rasa kepercayaan masyarakat itu mahal, maka jangan sampai disia-siakan atau malah dikecewakan,” timpalnya.
Dia juga mengingatkan, kebijakan-kebijakan dan atau keputusan strategis harus diperhitungkan sebab-akibatnya dengan matang, dengan kalkulasi yang terperinci dan sebenar-benarnya.
“Kita akui, tentu memang ada upaya pembangunan dari pemimpin di Kota Metro yang sebelumnya. Tapi, perlu disadari juga bahwa masih banyak hal yang perlu diperbaiki. Maka, pemimpin yang baru ini harus berani mengambil keputusan yang bersifat strategis dan berdampak langsung pada masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Metro incumben, Qomaru Zaman berharap, warga Kota Metro dapat mendukung roda kepemimpinan pemerintahan di era Bambang Iman Santoso dan Muhammad Rafieq Pradana. Masa itu, nantinya akan dijalani sebagai awal baru yang diharap membawa angin segar dalam pembangunan daerah.
“Saudara pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro Terpilih periode 2025-2030, yang biasa beliau saya panggil Mas Bambang dan Mas Rafieq. Pertama, saya sampaikan izin Pak Wali Kota Wahdi Siradjuddin berhalangan hadir karena ada kegiatan,” tutur Qomaru.
“Kemudian yang ke dua, salam dari kami berdua, khususnya kepada Mas Bambang dan Mas Rafieq, Wali Kota Metro Terpilih Tahun 2025-2030. Atas nama Pemerintah Kota Metro, saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kota Metro yang sudah antusias dan berpartisipasi secara aktif dalam Pilkada Serentak 2024 lalu,” lanjutnya.
Menurut Qomaru, partisipasi masyarakat adalah cerminan, bahwa prosesi pemilihan umum dapat dilakukan dengan aman dan lancar, serta damai. Hal itu adalah hasil dari kerjasama semua pihak.
“Dalam kesempatan ini, saya mengucapkan selamat kepada pasangan Wali Kota dan wakil Wali Kota Metro terpilih, yaitu Haji Bambang dan Dokter Rafieq yang telah mendapatkan kepercayaan dari masyarakat Kota Metro, untuk memimpin kota yang tercinta ini,” ujarnya.
Bahwa harapan besar masyarakat sejatinya terletak pada realisasi program-program, yang dinilai berpihak kepada rakyat.
Seperti misalnya, beber Qomaru, program peningkatan, perawatan atau pembangunan infrastruktur yang merata, akses pelayanan publik yang cepat dan mudah, serta pengelolaan alokasi anggaran yang tepat, bermanfaat dan transparan.
“Maka demikian, karena itu saya mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari lembaga pemerintah, DPRD, hingga seluruh komponen masyarakat, untuk terus bersinergi dan selanjutnya mendukung Mas Bambang dan Mas Rafieq, membangun Kota Metro ini agar yang kita harap, bisa lebih baik lagi,” paparnya.
“Saya yakin, kita bisa menghadapi segala tantangan dan memajukan Kota Metro menuju masa depan yang lebih baik lagi. Kota Metro ke depan yang dipimpin oleh Wali Kota Metro terpilih, insya Allah akan menjadi Kota Metro yang bermartabat,” tukasnya.
Kesempatan yang sama, Wali Kota Metro Terpilih, Bambang Iman Santoso mengatakan, dia telah siap sepenuhnya untuk menjadi agen perubahan bagi masyarakat di Bumi Sai Wawai.
“Seluruh warga Kota Metro yang berbahagia, hari ini adalah sidang paripurna penetapan kami berdua sebagai calon terpilih di Gedung DPRD Kota Metro,” tutur Bambang.
Bambang meminta doa dan dukungan masyarakat, agar kelak berhasil mengemban amanah dan membangun daerah, serta menjadikan Kota Metro sebagai kota yang lebih maju.
“Insya Allah, kami akan berikhtiar semaksimal mungkin untuk memenuhi harapan masyarakat Kota Metro. Seperti saat Pilkada kemarin, kami didaulat sebagai agen perubahan sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat,” tukasnya.
Bambang berkomitmen, dalam pemerintahan yang akan ia pimpin nanti, pihaknya bakal berupaya memperbaiki, membangun dan melanjutkan pembangunan yang lebih baik lagi, sesuai dengan jargon yang sering diucapkan, yakni membuat jalan di Kota Metro mulus dan lampunya terang. (Rls)




